Peta topografi termasuk peta?

Peta topografi termasuk peta?

Jawaban

Peta topografi termasuk peta umum yang berskala besar, yaitu diantara skala 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Peta topografi mengandung informasi tentang ketinggian tempat dan penggunaan lahan suatu wilayah. Peta merupakan gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu. Peta memiliki fungsi yang beragam, diantaranya adalah menunjukkan lokasi suatu wilayah, menggambarkan bentuk-bentuk permukaan bumi, serta sebagai media pembelajaran geografi.

Pembahasan

Dalam ilmu geografi, setiap fenomena geografis yang terjadi di muka bumi digambarkan dalam bentuk peta. Terdapat beberapa pendapat ahli tentang pengertian peta, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menurut Erwin Raisz, peta adalah gambaran konvensional kenampakan bumi yang diperkecil seperti kenampakan aslinya bila dilihat vertikal dari atas, peta dibuat pada bidang datar serta dilengkapi tulisan-tulisan sebagi penjelasan.
  2. Menurut BAKOSURTANAL, peta adalah wahanan bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan yang dapat menjadi sumber informasi bagi para perencana dan pemngambilan keputusan pada tahapan dan tingkatan pembangunan.
  3. Menurut Soetarjo Soerjosumarmo, peta adalah lukisan dengan tinta dari seluruh atau sebagian permukaan bumi yg diperkecil dengan perbandingan ukuran yg disebut skala.
  4. Menurut Aryono Prihandito, peta adalah gambaran permukaan bumi dengan skala tertentu dan digambarkan pada bidang datar dengan sistem proyeksi tertentu.
  5. Menurut F.J Monkhous dan H.R WIlkinson, peta adalah suatu perakitan terpadu atau suatu sintesa dari empat kelompok informasi yaitu titik, garis, wilayah, dan nama yang dikemukakan dalam istilah : liputan, ciri, pola, bentuk, ukuran, ketebalan simbol, dan lain-lain.

Perlu kamu ketahui bahwa ilmu yang mempelajari peta disebut kartografi. Seorang ahli pemetaan disebut kartograf. Pembuatan peta memiliki bebarapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menunjukkan lokasi suatu wilayah.
  2. Menggambarkan bentuk-bentuk permukaan bumi.
  3. Sebagai media pembelajaran geografi.

Dalam sebuah peta terdapat beberapa komponen berikut ini:

  1. Judul peta, merupakan komponen peta yang mengindikasikan isi peta.
  2. Orientasi, merupakan arah mata angin.
  3. Skala peta, merupakan perbandingan jarak di peta dengan jarak sebenarnya di lapangan.
  4. Simbol peta, merupakan tanda yang mewakili kenampakan sebenarnya di lapangan.
  5. Legenda, merupakan keterangan dari simbol peta.
  6. Garis astronomis, merupakan komponen peta yang berupa garis lintang dan garis bujur.
  7. Inset, merupakan peta kecil yang berfungsi untuk menunjukkan posisi relatif daerah yang dipetakan terhadap daerah di sekitarnya.
  8. Lettering, merupakan teknik penulisan huruf pada peta.
  9. Sumber dan tahun pembuatan peta.
Pelajari lebih lanjut tentang komponen peta di: 3531217″ class=”sg-link”>3531217.

Berdasarkan skalanya, peta diklasifikasikan menjadi lima jenis, yaitu sebagai berikut:

  1. Peta kadaster, merupakan peta yang memiliki skala 1 : 100 – 1 : 5.000.
  2. Peta skala besar, merupakan peta yang memiliki skala 1 : 5.000 – 1 : 250.000.
  3. Peta skala sedang, merupakan peta yang memiliki skala 1 : 250.000 – 1 : 500.000.
  4. Peta skala kecil, merupakan peta yang memiliki skala 1 : 500.000 – 1 : 1.000.000.
  5. Peta geografis, merupakan peta yang memiliki skala lebih dari 1 : 1.000.000.

Sedangkan berdasarkan isinya, peta diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu

  1. Peta umum, merupakan peta yang menggambarkan informasi yang bersifat umum, seperti peta topografi, peta chorografi, dan peta dunia.
  2. Peta khusus (tematik), merupakan peta yang menggambarkan informasi yang bersifat khusus, seperti peta curah hujan, peta geologi, peta pariwisata, dan lain sebagainya.
Pelajari lebih lanjut tentang jenis-jenis peta di: 6787910″ class=”sg-link”>6787910.

Detil jawaban

Kelas: XII

Mapel: Geografi

Bab: Pemanfaatan Peta, Penginderaan Jauh, dan SIG

Kode: 12.8.3

#AyoBelajar

Leave a Comment